BAB 1 PENELITIAN ILMIAH
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Anak terhadap Hasil Belajar
Anak
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Orang tua merupakan panutan seorang anak
dalam hidupnya karena mereka belajar pertama kali pada orang tua yang terhubung
dalam ikatan yang disebut keluarga. Sementara keluarga merupakan kelompok
masyarakat kecil yang terbentuk oleh ikatan dua orang dewasa yang berlainan
jenis kelamin, wanita dan pria serta anak – anak yang mereka lahirkan. Keluarga
sangat berkontribusi dalam memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak,
moral dan pendidikan anak. Pembentukan ini terolah secara perlahan dengan yang
disebut pola asuh.
Menurut Tarsis Tarmudji (2005 : 1)
mengungkapkan bahwa pola asuh orangtua merupakan interaksi antara anak dan
orangtua selama mengadakan kegiatan pengasuhan. Mengasuh anak sendiri tentunya
merupakan cara yang bisa dibilang beragam karena setiap orang tua memiliki cara
dalam mengasuh anaknya, mulai dari yang menuntut anaknya agar harus disiplin,
memberikan kebebasan kepada anak, hingga ada yang menganggap anak sebagai teman
bermain. Dari berbagai cara asuh tersebut mulailah terbentuknya karakter anak
secara perlahan, mulai dari kecil hingga dewasa. Hasilnya pun terkadang sesuai
ekspektasi orang tua, maupun diluar ekspetasi orang tua.
Banyak orang tua beranggapan bahwa cara
asuh mereka berlaku sama dan yakin membawa keberhasilan belajar pada anak,
Namun pada nyatanya, tidak selalu cara asuh mereka berhasil. Banyak faktor juga
yang mempengaruhi keberhasilan dalam belajar. Motivasi anak merupakan faktor penting
yang menjadi penentu keberhasilan belajar.
Menurut Uno (2007), motivasi dapat
diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang
diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan
dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Motivasi pada anak berpengaruh
besar terhadap kemauan anak dalam belajar anak. Motivasi sendiri terkadang
didasari oleh pengaruh-pengaruh tertentu seperti bagaimana kondisi, suasana,
atau mood anak. Fasilitas yang disediakan orang tua juga mempengaruhi anak
dalam mencapai motivasi untuk kesediaannya dalam belajar.
Selain kedua hal tersebut, terdapat
beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar, diantaranya
adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal ialah faktor yang timbul
dari dalam anak itu sendiri, yang meliputi faktor fisiologis dan faktor
psikologis. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang dating dari luar diri
anak yang meliputi faktor sosial seperti lingkungan keluarga, sekolah,
masyarakat dan kelompok, Berdasarkan masalah diatas, penulis tertarik untuk
membahas dan meneliti masalah tersebut lebih lanjut tentang Pengaruh Pola Asuh
Orang Tua dan Motivasi Anak Terhadap Hasil Belajar Anak.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang
penelitian ini, dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah pola asuh orang tua (X1) berpengaruh terhadap
hasil belajar anak (Y)?
2. Apakah motivasi anak (X2) berpengaruh terhadap hasil
belajar anak (Y)?
3. Apakah pola asuh orang tua (X1) dan motivasi anak (X2)
berpengaruh terhadap hasil belajar anak (Y)?
C.
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang :
1.
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar anak.
2.
Pengaruh motivasi anak terhadap hasil belajar anak.
3.
Pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi anak terhadap hasil belajar anak.
D. Manfaat Penelitian
Diharapkan dalam suatu penelitian dapat memberikan sesuatu yang
bermanfaat. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :
1.
Manfaat Teoritis
Pada
manfaat ini diharapkan karya ilmiah ini dapat memberikan sebuah kontribusi bagi
perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya pengaruh pola asuh orang tua dan
motivasi anak terhadap hasil belajar anak
2.
Manfaat Praktis.
Dalam
hal ini dapat memberikan informasi mengenai pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi
anak terhadap hasil belajar anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar