Kamis, 13 April 2017

BAB 1 PENELITIAN ILMIAH

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Anak terhadap Hasil Belajar Anak
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Orang tua merupakan panutan seorang anak dalam hidupnya karena mereka belajar pertama kali pada orang tua yang terhubung dalam ikatan yang disebut keluarga. Sementara keluarga merupakan kelompok masyarakat kecil yang terbentuk oleh ikatan dua orang dewasa yang berlainan jenis kelamin, wanita dan pria serta anak – anak yang mereka lahirkan. Keluarga sangat berkontribusi dalam memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral dan pendidikan anak. Pembentukan ini terolah secara perlahan dengan yang disebut pola asuh.
Menurut Tarsis Tarmudji (2005 : 1) mengungkapkan bahwa pola asuh orangtua merupakan interaksi antara anak dan orangtua selama mengadakan kegiatan pengasuhan. Mengasuh anak sendiri tentunya merupakan cara yang bisa dibilang beragam karena setiap orang tua memiliki cara dalam mengasuh anaknya, mulai dari yang menuntut anaknya agar harus disiplin, memberikan kebebasan kepada anak, hingga ada yang menganggap anak sebagai teman bermain. Dari berbagai cara asuh tersebut mulailah terbentuknya karakter anak secara perlahan, mulai dari kecil hingga dewasa. Hasilnya pun terkadang sesuai ekspektasi orang tua, maupun diluar ekspetasi orang tua.
Banyak orang tua beranggapan bahwa cara asuh mereka berlaku sama dan yakin membawa keberhasilan belajar pada anak, Namun pada nyatanya, tidak selalu cara asuh mereka berhasil. Banyak faktor juga yang mempengaruhi keberhasilan dalam belajar. Motivasi anak merupakan faktor penting yang menjadi penentu keberhasilan belajar.
Menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Motivasi pada anak berpengaruh besar terhadap kemauan anak dalam belajar anak. Motivasi sendiri terkadang didasari oleh pengaruh-pengaruh tertentu seperti bagaimana kondisi, suasana, atau mood anak. Fasilitas yang disediakan orang tua juga mempengaruhi anak dalam mencapai motivasi untuk kesediaannya dalam belajar.
Selain kedua hal tersebut, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar, diantaranya adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal ialah faktor yang timbul dari dalam anak itu sendiri, yang meliputi faktor fisiologis dan faktor psikologis. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang dating dari luar diri anak yang meliputi faktor sosial seperti lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan kelompok, Berdasarkan masalah diatas, penulis tertarik untuk membahas dan meneliti masalah tersebut lebih lanjut tentang Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Motivasi Anak Terhadap Hasil Belajar Anak.

B. Rumusan Masalah
             Berdasarkan latar belakang penelitian ini, dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah pola asuh orang tua (X1) berpengaruh terhadap hasil belajar anak (Y)?
2. Apakah motivasi anak (X2) berpengaruh terhadap hasil belajar anak (Y)?
3. Apakah pola asuh orang tua (X1) dan motivasi anak (X2) berpengaruh terhadap hasil belajar anak (Y)?
C. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang :
1. Pengaruh pola asuh orang tua terhadap hasil belajar anak.
2. Pengaruh motivasi anak terhadap hasil belajar  anak.
3. Pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi anak terhadap hasil belajar anak.
D. Manfaat Penelitian
Diharapkan dalam suatu penelitian dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Manfaat Teoritis
Pada manfaat ini diharapkan karya ilmiah ini dapat memberikan sebuah kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi anak terhadap hasil belajar anak
2. Manfaat Praktis.
Dalam hal ini dapat memberikan informasi mengenai pengaruh pola asuh orang tua dan motivasi anak terhadap hasil belajar anak.