Kamis, 14 Januari 2016

Manusia dan Harapan

Pengertian

 Harapan berarti keinginan yang sesuai dengan apa yang seorang pikirkan.Harapan pastinya dimiliki manusia dalam menjalankan segala aktivitasnya.Usaha yang maksimal dapat meningkatkan harapan suatu individu.

Sebab manusia memiliki harapan

 Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1. Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan scbagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dcngan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang
salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

2. Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas: kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

Kebutuhan jasmaniah misalnya: makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah:

a) kelangsungan hidup (survival)
b) keamanan ( safety )
c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) diakui lingkungan (status)
e) perwujudan cita-cita (self actualization)

Doa

 Doa adalah suatu tindakan spiritual dimana seseorang memohon unutk sesuatu kepada Tuhan.

Kepercayaan 

 Kepercayaan berasal dari kata "percaya" yang berarti meyakini akan sesuatu yang diyakinkan atau keyakinan. Dalam hal ini lebih dibawa kepada kepercayaan terhadap Tuhan atau sang pemilik alam semesta.

Usaha untuk meningkatkan kepercayaan

 Usaha itu antara lain:
1. Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
2. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
3. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
4. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
5. Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.

sumber :
https://hakkajiten.wordpress.com/index/ilmu-budaya-dasar/bab-9-manusia-dan-harapan/

Manusia dan Kegelisahan

Pengertian

 berasal dari kata gelisah yang berari tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

Sebab orang gelisah

 Penyebab orang gelisah biasanya karena ada yang janggal dalam pikiran seseorang,mulai dari gelisah akan dosa dari perbuatan buruknya,gelisah akan masa depannya,gelisah akan kehilangan sesuatu miliknya dan lainnya.

Usaha Mengatasi Kegelisahan

 Ada banyak cara mengatasi kegelisahan,mulai dari berbaik sangka,optimis,berusaha untuk tenang dan lainnya.

Keterasingan

 Berasal dari kata "asing" yang berarti tak dikenal,tidak familiar.Keterasingan berarti terasingkan dari suatu hal,baik dari pergaulan maupun hal lain.

Kesepian

 Berasal dari kata "sepi" yang berarti sunyi.Kesepian berarti dirinya merasa sunyi,sepi tak ada yang menemani.

Ketidakpastian

 Ketidakpastian berasal dari kata "tidak pasti" yang mana artinya suatu ketidak absoultan atau berupa kemungkinan yang belum pasti atau tidak diketahui

Usaha mengatasi Ketidakpastian

Salah satu usahanya ialah menyiapkan diri untuk kedepannya,dan juga membuat rencana lain jikalau rencana utama tak berjalan dengan baik.



sumber :
https://cesarmaul.wordpress.com/manusia-dan-kegelisahan/
https://meilimeili.wordpress.com/2011/05/09/bab-viii-manusia-dan-kegelisahan-keterasingan-dan-kesepian/