Rabu, 19 Oktober 2016

PTI Dalam Lingkup Intrapersonal 1


Peran Sosial-Individu dalam Internet

        Menurut Edwin P. Holiander, Pengertian perilaku prososial adalah segala bentuk tindakan positif yang diberikan pada orang lain tanpa keinginan untuk memperoleh imbalan untuk kepentingan diri sendiri.Prososial bisa terjadi karena ada nya Empati , Norma sosial dan Perkembangan Kognisi seseorang dimana perilaku menolong lebih didasarkan, kepada pertimbangan hasil.Semakin dewasa anak itu semakin tinggi kemampuannya untuik berfikir abstrak, semakin mampu ia untuk mempertimbangkan usaha atau biaya yang harus ia korbankan. Untuk perilaku menolong itu jika seseorang merasa mampu, maka ia cenderung menolong jika seseorang merasa tidak mempu maka seseorang cenderung utuk tidak menolong. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong. Determinisme teknologi karena melihat teknologi sebagai besar ‘penggerak dan pengocok’ balik transformasi sosial yang besar pada tingkat intuisi, interaksi sosial dan kognisi individu.

Dampak Negatif Penggunaan Internet

Antisosial
     Adanya internet dalam kehidupan sehari-hari dapat membuat kita menjadi anti sosial. Munculnya antisosial ini dapat ditunjukkan generasi internet lebih banyak menghabiskan waktunya dengan menjelajahi dunia maya dari pada bersosialisasi di luar. Orang yang kecanduan menggunakan internet ini biasanya dia akan sibuk dengan dirinya sendiri dan dia lupa akan kegiatan pergaulan sosialnya diluar. Mengurangi sifat sosial manusia karena manusia cenderung lebih suka berkomunikasi lewat internet dibandingkan bertemu secara langsung (face to face).
     Perilaku antisosial merupakan perilaku menentang kepada norma-norma yang sedang berlaku dalam masyarakat dan prilaku antisosial sebagai perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum yang merujuk pada perilaku.

Contoh perilaku antisosial diinternet pada remaja meliputi :

Dalam penggunaan internet melakukan kegiatan ilegal seperti menjual produk palsu atau bersinggungan dengan materi pornografi.

Intimidasi oranglain  (cyberbullying), misalnya, mendistribusikan laporan memfitnah terhadap orang tertentu.

Pornografi
     Pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu birahi. Seseorang yang cenderung suka membuka situs pornografi sangat sulit untuk mengendalikan nafsu yang ada didalam dirinya, hal ini bisa saja menjadikan pergeseran moral. Dan bisa saja melakukan hal yang tidak terkendali karena nafsu mereka yang sering melihat pornografi sehingga memancing dirinya untuk melakukan hal yang tidak sepatutnya dilakukan.
     Mengakses yang berbau pornografi sangatlah mudah untuk di dapatkan atau dilihat misalnya dengan membuka youtube kita dapat membuka atau melihat video porno yang sudah banyak beredar. Di internet pun kita juga dapat melihat gambar-gambar porno atau gambar yang tidak sewajarnya untuk dilihat. Bagi anak-anak yang masih remaja membuka atau melihat gambar ataupun video porno adalah hal yang wajar tetapi dari kewajaran tersebut akan meyebabkan banyaknya pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur ataupun remaja, karena mereka mendapatkan pendidikan seks ini dari berbagai sumber yang menyesatkan terutama yang terdapat di dunia maya.                               


Gambling
     Gambling atau berjudi adalah mainannya setan waktu bosan menggoda manusia sebuah permainan/taruhan dengan hasil yang tidak pasti dengan tujuan utama untuk memenangkan uang tambahan atau barang.Sekarang ini banyak sekali situs-situs perjudian secara daring yang dapat diakses dengan mudah.



Judi....AWWW


Deindividuasi
       Menurut Festinger, Pepitone& newcomb,Deindividuasi adalah keadaan hilangnya kesadaran akan diri sendiri (self awareness) dan pengertian evaluatif terhadap diri sendiri (evaluation apprehension) dalam situasi kelompok yang memungkinkan anonimitas dan mengalihkan atau menjauhkan perhatian dari individu. Bisa dibilang Suatu proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di dalam kelompok atau bisa dikatakan sebagai pikiran kolektif. Mencakup atas hilangnya tanggung jawab pribadi dan meningkatnya kepekaan atas tindakan kelompok. Seseorang akan merasa bahwa dirinyalah yang lebih baik dari orang lain (sombong), dan cenderung tidak perduli terhadap orang lain.        



Sumber

https://marshamarthen.wordpress.com/2016/10/07/pti-dalam-lingkup-intrapersonal-1/

http://putrinadiaanggraeni.blogspot.sg/2016/10/pti-dalam-lingkup-intrapersonal-1.html

http://sitisoleha0110.blogspot.sg/2016/10/pti-dalam-lingkup-intrapersonal-1.html?view=flipcard




     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar