Senin, 09 November 2015

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan
    berasal dari bahasa sansekerta yaitu derita yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.Contohnya seperti kehilangan orang yang disayangi,jatuh miskin dan lain-lain.

Siksaan
   Penciptaan rasa sakit mulai dari tubuh sampai jiwa/hati.Dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.Siksaan yang bersifat Psikis yaitu : Ketakutan,Kesepian,dan kebimbangan.

    Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Bagi orang yang lemah berpikirnya, masalah kebimbangan akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. Tetapi bagi orang yang kuat berpikirnya, ia akan cepat mengambil suatu keputusan, sehingga kebimbangan akan cepat dan dapat diatasi.

    Kesepian dialami seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai. Untuk mengalahkan rasa kesepian, orang perlu mencari kawan yang dapat diajak untuk berkomunikasi.

   Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.


Penyebab Phobia
     Banyak faktor penyebab phobia,namun yang paling sering terjadi diantaranya yaitu : pengalaman yang tak mengenakan,trauma,shock dan lainnya.

Kekalutan Mental

Gejala-gejala permulaan bagi orang yang mengalami kekalutan mental:

     Nampak pada jasmani yang sering mengalami pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung

.       Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah


Sebab timbulnya kekalutan mental:
-           Kepribadian yang lemah
-           Terjadinya konflik sosial budaya
-           Cara pematangan batin
     
     
Proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya ke arah:
     Positif. Misalnya melakukan solat tahajut pada malam hari.
     Negatif. Mengalami frustasi dengan bentuk-bentuk sebagai berikut:
·         Agresi
·         Regresi
·         Fiksasi
·         Proyeksi
·         Identifikasi
·         Narsisme
·         Autisme


Hubungan Penderitaan dengan Perjuangan

Setiap manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami penderitaan, baik yang berat maupun yang ringan. Penderitaan adalah bagiuan kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena tergantung kepada manusia itu sendiri bisa menyelesaikan masalah itu semaksimal munkgin apa tidak. Manusia dalah makhluk berbudaya, dengan budaya itulah ia berusdaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau yang dialaminya. Hal ini bisa mebuat manusia kkreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau berada di sekitarnya.

Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, tetapi juga harus merasakan penderitaan. Manusia juga harus optimis tiap mengalami penderitaan tersebut. Katena penderitaan sebagaimana halnya hanya sebagai ujian dari yang Maha Kuasa.

Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya untuk meneruskan kelangsungan hidup. Caranya manusia terssebut harus berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada Tuhan supaya kita bisa terhindar dari segala bahaya dan malapetaka. Manusia hanya berencana tetapi Tuhan juga yang menentukan. Kelalaian manusia bisa menjadi sumber dari segala penderitaan tersebut. Penderitaan yang terjadi selasin dialami sendiri ole orang yang bersangkutan, tetpi juga bisa dialamai oleh orang lain. Penderitaan juga bisa terjadi akibat kelalaian orang lain atau penderitaan orang lain.

       Penderitaan dan Sebab-sebabnya
    Diperinci sebagai berikut:
1            Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia
              Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan


Pengaruh Penderitaan

                Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-maca, dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap yang positif dan negatif.

                Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu hanya bagian dari kehidupan.

Penderitaan, Media Masa dan Seniman

                Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan.

Sumber :

       http://strataway10.blogspot.co.id/2014/11/ringkasan-materi-bab-6-ilmu-budaya.html
       http://grealdairene.blogspot.co.id/2014/12/tugas-ilmu-budaya-dasar-3-manusia-dan.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar