Jumat, 23 Oktober 2015

Konsepsi IBD dalam kesusastraan
Sastra,Seni dan IBD
   Sastra,atau lebih dikenal dengan seni bahasa.Sastra merupakan salah satu bidang seni yang paling populer diantara banyak seni-seni lain.Lalu apa hubungannya dengan budaya?tentu,Budaya yang kuat juga harus disertai dengan budaya sastra yang kuat.Peranan sastra juga sangat luas,mulai dari alat komunikasi,sebagai media hiburan,dan lain-lain.

Prosa dan IBD
   Prosa adalah suatu bentuk cerita.Berbeda dengan puisi,prosa tidak terkait oleh rima dan irama.Jenis prosa dibagi 2 yaitu prosa lama dan prosa baru.

Komponen prosa lama
  Hikayat : Cerita mengenai suatu tokoh tentang kesaktian/kehebatan tokoh tersebut.Contoh Hikayat yang terkenal ialah hikayat Hang Tuah.
  Fabel : Cerita yang menggunakan binatang sebagai tokoh utamanya.
  Legenda : Cerita yang dianggap benar-benar terjadi.biasanya mengaitkan sejarah.
  Folklore : Cerita rakyat yang menjadi ciri khas suatu daerah.
  Tambo : Suatu cerita yang menceritakan asal-usul suku bangsa.

Komponen prosa baru
  Novel : Karya fiksi yang tertulis dan naratif.biasanya dalam bentuk cerita.
  Cerpen : Cerita pendek yang kurang dari 10.000 kata.
  Roman : Cerita yang mengisahkan tokoh utama dari awal sampai akhir hayat.
  Resensi : Bacaan tentang ulasan ulang suatu buku/film yang diresensi.
  Esai : Ulasan sepintas mengenai suatu masalah,ditambah pendapat dari si penulis.

Nilai dalam Prosa fiksi
  1.Prosa fiksi memberikan kesenangan
Dalam nilai ini pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri kejadian yang dikisahkan. Pembaca juga dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal tempat-tempat atau tokoh yang diceritakan.
     2. Prosa fiksi memberikan informasi
Dalam nilai ini kita mendapatkan informasi yang tidak ada di ensiklopedi, kita dapat belajar sesuatu yang lebih dari sejarah atau laporan jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.
     3. Prosa Fiksi memberikan warisan kultural
Dalam nilai ini prosa fiksi dapat menstimulasi imajinasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.
    4. Posa fiksi memberikan keseimbangan wawasan
Dalam nilai ini lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Karya Sastra
Prosa,Berbentuk cerita untuk menghibur atau mengisi waktu luang.
Puisi,memiliki unsur sajak,bait,dan keindahan kata.

Contoh Prosa : Cerpen


Cuma Mimpi
karangan : Anwar Suradi



Semalam aku bermimpi lagi. Mimpi yang penuh misteri. Rasanya aku berada di 2500 tahun yang lalu. Dalam mimpi itu aku melihat seorang lelaki yang berada di atas sebuah bukit. Lelaki hitam yang berbaju hitam sedang menunggang kuda hitam. Ketika itu senja hari. Matahari terus beranjak menuju peraduannya. Lelaki itu memandangku dengan tampang yang menyeramkan. Matanya tajam bagai singa yang siap menerkamku. Ku perhatikan dia dengan seksama. Perlahan dia bergerak menuju ke arahku. Menyadari hal ini aku pun pasang kuda-kuda lalu berlari sekencang-kencangnya.

Bayangkan. Dia berkuda sementara aku hanya bermodal dua kaki, tentu dengan mudah dia bisa menyusulku. Tapi tidak! Aku adalah pelari ulung. Dengan kecepatan 60 km per jam aku mampu mendahuluinya hingga melewati tiga gunung. Terus ku berlari tanpa sedikit pun ingin menoleh ke belakang. Dengan napas terengah-engah aku berhenti sejenak dan menoleh ke belakang. Memastikan bahwa dia tidak menyusulku lagi. Belum ada tanda-tanda dia akan menyusul. Maka aku pun beristirahat sejenak. Bersandar pada sepotong kayu tua yang tertancap tegak.

Tiba-tiba.. GUBRAAKK!! Aku jatuh terbaring. Kayu itu sudah sangat rapuh. Ternyata kayu itu salah satu tiang bekas reruntuhan bangunan tua. Konon, bangunan ini adalah rumah seorang seniman yang menjauh dari keramaian. Sedang asyiknya aku melihat-lihat reruntuhan itu, terdengar derap langkah kaki kuda. Dia datang lagi! Aku pun langsung berlari menjauh. Tapi.. braak!!! bruukkk!! Lagi-lagi. Aku terperosok ke dalam lubang rahasia di tengah-tengah bekas reruntuhan. Lubangnya lumayan dalam, sekitar 3 meter. Tidak mungkin bagiku untuk naik lagi ke permukaan. Ku pandangi sekeliling, remang-remang ku sadari, RUANG BAWAH TANAH. Aku melangkah menyusuri lorong di ruang bawah tanah tersebut.
Whuuusshhh!!! Aaaa!!! Lelaki itu!!!

Dia mendekat sambil berlari. Kudanya tertinggal di luar. Larinya lumayan kencang juga. Hampir saja aku kewalahan dan putus asa. Sementara dia terus mengejarku. Kini aku berada di persimpangan dua lorong. Aku bingung, pilih kanan atau kiri. Tengah kebingungan dia mulai mendekat lagi. Langsung aku pilih lorong yang kanan. Terus berlari. Panjang sekali lorongnya, seolah tak berujung. Setelah jauh berbelok-belok di dalam lorong. TRAAANG!! ke luar ke tempat terbuka, yaitu labirin! Aduh, apalagi ini? Bagaimana aku bisa ke luar? Tamatlah aku!! Kembali ke belakang tak mungkin, ada dia. Lagian gak ingat lagi kelok-kelok lorongnya.

Terpaksa masuk labirin. Mutar-mutar, keliling-keliling mencari jalan ke luar. Di sudut lain dalam labirin, lelaki tadi juga melakukan hal yang sama. Pelan-pelan aku terus berusaha mencari jalan ke luar. Tapi kok kembali ke tempat semula? Saat itu berkelebat bayangan seseorang. Aku berbalik arah mencoba jauh darinya. Terus lagi mencari jalan ke luar. Dan.. Aaaaa!!! dia melihatku! Wadaw!! Lari!!

Untungnya ini adalah labirin. Dia pun menghilang lagi. Ku coba lagi, lagi-lagi ku coba untuk mencari jalan ke luar. Kalau ku perhatikan, labirin ini berbentuk heksagonal raksasa. Dindingnya adalah tanaman liar berduri yang hidup dengan rapat satu sama lain. Labirin ini sungguh membuatku pusing. Eee… lagi-lagi dia melihatku. Kali ini dia terus mengejarku dan semakin dekat saja jaraknya, hingga aku terdesak di jalan buntu.

Deg-deg-deg. Detak jantungku tak karuan. “Bagaimana lagi nih?” gumamku dengan perasaan kalut plus takut.
Dia muncul di depanku dan perlahan mendekat. Dengan raut wajah sinisnya dia terus mendekat. Tubuhku menggigil gemetaran. Gigi-gigiku gemelutukan bagai suara mesin traktor. Lututku bergetar bagai tanah diguncang gempa 10 SR. Di tengah kondisi yang tak karuan itu aku hanya bisa berharap agar aku diteleportasi saja.

Cling!! whiisshh!! whiisshh!! Wuzzz!!! Benar, aku diteleportasi. Tapi, aku heran. Kok orang rame sekali di sekelilingku. Apa yang terjadi? Hah? Ruang konferensi pers? Apa iya?
“Mas Andrea, tolong tanda tangannya dong,” ucap seseorang yang membuyarkan keherananku.
“i..i..ya..” kataku gugup.
“Mas Andrea kini jadi bintang ya..” ledek yang lain.
“Jadi bintang? Bintang apa? Tadi kan aku di labirin dan hari hampir gelap. Kenapa sekarang bangunannya sudah berubah?” gumamku.

Cklik! Cklik! Aku terus-terusan dipotret banyak orang. Nampaknya ini penghujung 2013! Dan aku? Bakal jadi bintang atau memang bintang?! Belum habis keherananku itu, tiba-tiba lelaki yang tadi mengejarku muncul. Whuaaa!!! “Tolong!! tolong!! tolong!!”
“Mas.. Mas.. Mas Andreaa!!!! Banguuunnn!!!” teriak adikku tepat di samping telingaku.
“tolong…” kataku lirih.
“Tolong apaan? Dari tadi teriak-teriak minta tolong kayak orang kesurupan. Kirain ada gerangan apa yang terjadi padamu. Mimpi buruk ya?” tanyanya dengan menahan tawa.
“Emm.. gak apa-apa kok.. syukurlah cuma bunga tidur,” jawabku sambil berusaha menenangkan diri.

Aku dapati diriku sudah ada di kamar. Ku pandangi seisi kamar. Wallpaper kamarku bertema alam bebas. Nampak juga poster bergambar koboi yang sedang menunggang kuda sambil memutar-mutar laso di tangannya. Pandanganku tertahan pada sebuah papan, papan yang ku gunakan untuk menempel catatan-catatan penting. Ku baca: “DL menulis novel tinggal 35 hari lagi!!”
“Alamak!! Harus buruan nih…”


IBD dengan Puisi
  Puisi ialah suatu karya sastra yang mementingkan keindahan bahasa dan kata dalam syair.

Kreativitas penyair dalam membuat puisi

1. Figura bahasa (figurative language) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehinggga puisi menjadi segar, hidup menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.
2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3. Kata-kata yang berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.

Penyajian puisi dalam IBD
  Sebagai budaya dasar,sudah semestinya kita belajar kebudayaan lewat kesastraan salah satunya puisi
      Sebagai nilai-nilai yang bermanfaat bagi bagi manusia dan lingkungannya.


Contoh Puisi Kotemporer

Belajar Membaca
Karya : Sutardji Calzoum Bachri




Kakiku luka
Luka kakiku
Kakikau lukakah
Lukakah kakikau
Kalau kakikau luka
Kakiku luka
Lukakaukah kakiku
Kalau lukaku lukakau
Kakiku kakikukah
Kakikaukah kakiku
Kakiku luka kaku
Kalau lukaku lukakau
Lukakakukakiku lukakakukakikaukah
Lukakakukakikaukah lukakakukakiku





http://sisyfasyfa4.blogspot.co.id/2011/04/komponen-prosa-lama-dan-komponen-prosa.html

http://coretan-mahasiswa12.blogspot.co.id/2012/03/komponen-dalam-prosa-baru.html

http://mengerjakantugas.blogspot.co.id/2009/06/hikayat-hang-tuah.html

https://awulans.wordpress.com/about/puisi/

http://natashaerinia.blogspot.co.id/2013/11/nilai-nilai-dalam-prosa-fiksi.html

http://coretan-mahasiswa12.blogspot.co.id/2012/03/kreativitas-penyair-dalam-membangun.html

Manusia dan Kebudayaan

Unsur-unsur pembangun manusia
   Sebagai manusia, kita berfikir bagaimana kita hidup,dan pertanyaan dasar lain yang ada pada diri kita.Sebagaimana kita hidup,ada beberapa unsur utama yang membangun otak,yaitu :

   1.Jasad,badan luar manusia,Jasad menampilkan fisik manusia mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.Setiap jasad manusia pastinya berbeda ciri fisiknya walau beberapa ada yang memiliki kesamaan.
   2.Rukh/Roh,Diibaratkan sebuah program yang mengaplikasikan /menjalankan sebuah robot/drone.Tanpa program tersebut,drone tidak akan bisa jalan.Beberapa bilang Roh dikaitkan pada pilot dari suatu mesin/kendaraan seperti pesawat.Bisa disimpulkan bahwa roh berarti sesuatu yang menghidupkan,tapi diluar dari jasad dan bersifat materi.
   3.Nafs/Jiwa,Lebih kepada suatu tema yang menyimpan isi dari suatu perilaku.Jiwa bisa dibentuk dari lingkungan maupun kesadaran sendiri.
   4.Hayat,Unsur hidup itu sendiri.Bisa dikaitkan dengan kehidupan.Secara harfiah,hayat berarti hidup.

Hakikat manusia
    Hakikat lebih kepada peran manusia itu sendiri.Kesadaran dan naluri manusialah yang menjadi peran dan fungsi dari manusia.Pada dasarnya,manusia diberi kedudukan sebagai makhluk individu dan sosial.
   Individu,maksudnya manusia pasti memiliki tujuan hidup yang berbeda.Selain itu,manusia juga memiliki sifat yang berbeda beda,juga kepentingannya.
   Sosial,Maksudnya manusia PASTInya tidak bisa hidup tanpa manusia lain.Dengan berinteraksi dengan manusia/makhluk hidup lain,manusia memiliki proses tersendiri dalam berinteraksi.

Manusia dengan makhluk lain
  Seperti yang kita tau,manusia merupakan makhluk paling sempurna dibumi.Berbeda dengan makhluk lain,manusia diberi akal.Akal ini dipakai untuk menentukan apa dampaknya melakukan sesuatu?apa yang benar dan salah?.AKAL adalah perbedaan dasar dari manusia dengan makhluk lain.

Kepribadian Bangsa Timur
   Bangsa timur dikenal dengan bangsa yang ramah.Indonesia termasuk kedalam itu.Kebudayaan yang kuat sangat melekat pada bangsa timur sehingga dalam berperilaku bangsa timur lebih berbudaya dan tidak kebebasan.Agama juga salah satu faktor penting dalam kepribadian bangsa timur.Kebudayaan kepercayaan religi bangsa timur sangat kuat dari zaman dahulu sehingga bangsa timur berpegang teguh pada budaya.Namun zaman sekarang,kebudayaan barat yang bebas mulai mempengaruhi bangsa timur,sehingga melunturkan budaya timur.Namun,seharusnya bangsa timur bisa membedakan mana yang baik yang buruk.


Kebudayaan
   Secara umum, Kebudayaan adalah hasil cipta,rasa,dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup pengetahuan,kepercayaan,susila,seni hukum,dan kebiasaan.

Unsur Kebudayaan
    Bahasa,untuk komunikasi
    Pengetahuan,sebagai sumber utama dalam kehidupan berbudaya
    Organisasi,sebagai sistem yang mengatur suatu masyarakat
 Mata Pencaharian,Pekerjaan,apa yang dilakukan untuk hidup dengan memperoleh hasil untuk kehidupan
    Teknologi,Lebih seperti alat pembantu dalam kehidupan berbudaya
    Religi,Kepercayaan terhadap sesuatu yang diluar nalar
    Kesenian,lebih ke ciri khas suatu kebudayaan.

Wujud Kebudayaan
    Abstrak,seperti pola prilaku dan tingkah suatu individu sesuai budayanya
    Material,bukti fisik seperti hasil karya,alat,dan peninggalan.

Orientasi Nilai Budaya
Kebudayaan sebagai karya mnusia yang memiliki sistem nilai.
Menurut C.Kluckhon dalam karyanya Variation in Value Orientation(1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, universal memiliki 5masalah pokok kehidupan manusia yaitu:
1.Hakekat Hidup manusia
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem : ada yang berusaha memadamkan hidup, adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
2.Hakekat karya Manusia
Setiap budaya hakekatnya berbeda-beda, diantaeanya da yang beranggapan bahwa kerya bertujuan untuk hidup, karya memeberikan kehormatan dan tahta, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3.hakekat Waktu manusia
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada yang berorientasi pada masa kini, ada pula yang masa depan.
4.Hakekat alam manusia
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengxploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik mungkin. Ada juga yang menganggap manusia harus selaras dengan alam dan menyerah pada alam.
5.Hakekat hubungan Manusia
Dalam hal ini da yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, adpula yang berpandangan individualis.

Perubahan Kebudayaan
   Perubahan Kebudayaan disebabkan oleh lemahnya masyarakat dalam memertahankan kebudayaannya dan lebih tertarik ke budaya luar.Ketertarikan inilah yang menyebabkan pudarnnya budaya lama.

Kaitan Manusia dengan Kebudayaan
   Sebagai manusia,pastinya tak luput dari budaya,mulai dari berbicara,berperilaku,berinteraksi dengan sesama dan lainnya.Dengan kata lain budaya sendiri bisa menjadi pedoman manusia agar bisa menjadi warga yang mana hidup dengan semestinya.


https://chesster028.wordpress.com/2013/03/14/unsur-unsur-yang-membangun-manusia/

http://sman1glagah.com/pengertian-hakikat-manusia/

https://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/orientasi-nilai-budaya/

Rabu, 21 Oktober 2015

Ilmu Sosial Dasar sebagai MKDU

Pengertian
  Ilmu Sosial Dasar merupakan dasar ilmu yang mencakup semua aspek kehidupan manusia itu sendiri seperti interaksi satu individu dengan individu lain.
   Menurut, Achmad Sanusi ~ Ilmu Sosial terdiri disiplin-disiplin ilmu pengetahuan sosial yang bertaraf akademis & biasanya dipelajari pada tingkat perguruan tinggi, makin lanjut makin ilmiah.

Tujuan

  Sebagai salah satu dari MKUD,Ilmu Sosial Dasar memiliki tujuan agar :

         1.Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan                         masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
         2.Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat                 selalu bersifat kompleks.
         3.Dapat menyelesaikan/membantu masalah-masalah sosial.

Kelompok Ilmu Pengetahuan 


        1.Ilmu Pengetahuan Alam,ialah dimana objek dari ilmu ini adalah alam itu             sendiri.Menjelaskan segala kejadian yang ada dijagad raya dengan                           metode tersendiri

        2.Ilmu Pengetahuan Sosial,ialah dimana yang menjadi objek manusia dan               interaksinya dilingkungan beserta aspek-aspeknya.
        3.Ilmu Pengetahuan Budaya,ialah dimana yang menjadi objek                                      pembelajaran apa yang menjadi kebiasaan dan budaya dari manusia itu                sendiri mulai dari budaya,bahasa,kesenian,dan lain-lain.


Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial

  Pada dasarnya,Ilmu Sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal.Berbeda dengan IPS yang masih terbagi lagi menjadi beberapa bagian seperti Sosiologi,Ekonomi,dan lainnya.


Golongan Bahan pelajaran ISD


         1.Kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat.

         2.Masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
         3.Konsep-konsep sosial untuk mempelajari dan menyelesaikan masalah.






sumber :

http://ogijsss.blogspot.co.id/2014/10/pengertian-ilmu-sosial-dasar-dan-ruang.html

http://www.pengertianku.net/2014/11/mengenal-pengertian-ilmu-sosial-dan-meenurut-para-ahli.html


https://nathaniaseptavy.wordpress.com/tag/golongan-bahan-pelajaran-isd/